Jawapan Dari Yang Berilmu Itu, Putus dan Bernas.

awabuhakutai
awabuhablog.wordpress.com x
awangbudih@gmail.com
39.211.211.19

osman1958
gravatar.com/osman1958 x
cheothman@prasarana.com.my
211.25.233.66

salam tuan guru dan rakan-rakan semua…….sy rasa ada diantara kita ini tidak mengikuti hasil buah tangan tuan guru satu persatu dlm mencari kafiat setiap ilmu itu……banyak sudah diterangkan….dalam hal bersolat……syahadah……puasa….junub….korban…..niat……dll…
semua amalan/perbuatan itu diterangkan dengan jelas dan hala tujunya……beliau memberi contoh pada matabenda supaya mudah difahami…..”masuk parking kereta biar betul-betul dalam petak”,”menghantar surat biar ada alamat penerima”…..jadi apakah yg dimahukan lagi dr tuan guru???…..amalan khusyus???
atau nak ilmu/amalan yg boleh dibawa keduniawi…boleh terbang dan sebagainya…bermakna diantara kita ini sudah tersalah blog…….dulu org kata hal ilmu tauhid/makrifat ini rahsia….rahsia diri…..macam mana tak rahsianya…kalau tidak dibuka……kini tuan guru telah dgn redhonya membuka tetapi pelbagai tomahan di lemparkan….
tiada salahnya menggunakan medium terkini bagi menyampaikan ilmu…….kalau dulu benda-benda siber tiada…jadi,mereka yg inginkan ilmu ini terpaksa merantau…..mencari dan berdepan dgn guru…
semuga tidak gugur bulu roma tuan guru dgn komen dr mereka yg tidak sehaluan…….wassalam…….

Demi afdalnya suruhan Ayahnda tuan guru dalam menjawab soalan maka ijinkanlah saya memberikan sedikit jawaban: mungkin kunci dari semua soalan ini adalah hanya 2. “Ingat” dan “Ikhlas”. Karena dengan selalu Ingat maka InsyaAllah kita akan paham bahwa aku lain daripada Dia, tapi sebenarnya Dia lah juga. Dan kita mesti sadar dan paham siapa sebenar diri kita ini… InsyaAllah orang yang “Ingat” tidak akan pernah berbuat yang menyalahi kaedah aturan yang baik/ yang berlaku… jika masih ada manusia yg mengatakan dirinya “Ingat” tetapi berperangai yg kurang baik maka sebenarnya dia (manusia) yang jahil (yg masih jauh akan Ingat kepada Allah).
Ikhlas itu adalah kunci yang kedua…, apapun keadaan yang berlaku… Baik senang, baik susah, sakit, sehat, paham tidak paham Kita mesti selalu bersyukur atas nikmat, rahmat dan berkah atas limpahan Kasih dan Sayang – Nya…, Ikhlas bukan hanya berarti berdiam diri dan bertawakal… Ikhlas yang sebenarnya adalah juga berikhtiar… Saya ikhlas diberikan akan sakit, tapi bukan lantas saya tidak berikhtiar untuk berobat… Berobat Itu syaratnya… Tetaplah Allah jualah yg memberi kesembuhan… Begitu juga paham bukan karena buku / kitab yg memberikan kefahaman… Melainkan Allah yang Mutlak memberikan kefahaman… Melalui kaedah Guru maupun kitab, dan sebagainya… Apalah arti amalan dan apalah arti ibadah jika kita tak Ingat ??? biarlah diibaratkan saya Ingat dan Ikhlas hanya dengan merokok, menyapu, menyetrika, mencangkul asalkan Allah Ridha akan apa yang saya perbuat… Saya hanya berpesan kepada sahabat – sahabat diluar sana… Bukan maksud untuk memuja Ayahnda Tuan Guru dan sesiapapun juga… Marilah kita selalu ikhlas dan ingat, saling mencintai dan sayangilah sesama umat… Kepada anjing kita harus kena cinta dan sayang, kepada agama lain kita mesti hormat dan menghargai…, Apalagi terhadap Ayahnda Tuan Guru… Karena disitulah letak Ridha Allah melalui Ridha Ayahnda Tuan Guru… Perbedaan pemahaman adalah suatu yang Lumrah yang wajar dan biasa… Karena sesungguhnya disitulah letak KESEMPURNAAN ALLAH S.W.T.
Maafkan saya Ayahnda Tuan Guru jika ada kesalahan dalam tulisan dan sahabat-sahabat sekalian diluar sana… Maafkan Jika ada kesalahan sekiranya sudilah untuk dibenarkan. .. Karena semata-mata hanya mencari Ridha Allah

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s