Petua Untuk Jadi Benar-Benar Kaya

 

Sesungguhnya orang kaya itu, adalah mereka-mereka yang tidak memiliki apa-apa. Orang yang tidak memiliki apa-apa itulah yang dikatakan sebenar-benar orang kaya. Tidakkah kaya itu sifatnya Allah. Kalau kita mengaku kita kaya dan Allah juga mengaku Dia kaya, siapakah yang sebenar-benar kaya di antara kita? Sudah tentu yang bersifat kaya itu adalah Allah dan setelah Allah benar-benar bersifat kaya maka kita sudah tentu bersifat miskin. Bilamana kita miskin barulah Allah itu benar-benar bersifat kaya. Setelah Allah bersifat kaya, maka akan dilimpahkan kekayaanNya ke atas hamba-hambaNya yang miskin. Kalau kita bersifat kaya, Allah tidak akan sekali-kali melimpahkan kurnia kekayaanNya kepada orang-orang yang mengaku kaya. Orang yang mengaku kaya itu, adalah mereka-mereka yang sudah merampas pakaian Allah. Barang siapa yang merampas pakaian Allah, itulah musuh dan seteru Allah. Bagi mereka-mereka yang inginkan kekayaan, hendaklah bersifat miskin. Setelah kita benar-benar menjadi miskin, di situlah Allah akan memakaikan sifat-sifat kebesaran kaya ke atas kita. Kalau kita dipakaikan Allah sifat kebesaran kekayaanNya kepada kita, di situlah kita akan menjadi kaya. Kalau diri kita sudah kita leburkan (lebur akan kekayaan kepada miskin), barulah Allah boleh memakaikan pakaian kayaNya itu kepada kita.

Ingat, kita sekali-kali tidak boleh memakai sifat Allah (kaya itu sifat Allah), biarlah sifat Allah itu, hanya Allah sahaja yang pakai. Setelah kita serahkan pakaian kaya itu kepada Allah, barulah dikatakan kita itu benar-benar miskin. Setelah kita benar-benar miskin, baru kekayaan Allah dapat diterjemahkan, dapat dijelmakan dan dapat diwajahkan ke atas kita.

Setelah Allah memakaikan sifat kekayaanNya kepada kita, di situlah kita tidak lagi akan takut kepada miskin, tidak takut kepada susah, tidak takut kepada rugi, tidak takut kepada sakit, tidak takut kepada orang, tidak takut kepada binatang buas, tidak takut kepada keris lembing dan tidak takut kepada selain Allah. Kekayaan dari pemberian Allah itu, adalah kekayaan orang yang tidak sekali-kali merasa takut kepada selain Allah. Orang yang merasa takut itu, adalah orang miskin. Sekarang apa lagi yang hendak kita takut, tidakkah Allah telah memakaikan kita akan sifat kebesarannyaNya ke atas kita? Kekayaan Allah boleh meliputi sekalian jasad kita setelah jasad kita kembali miskin. Miskinnya jasad kita itu, adalah setelah kita selamat mengembalikan dan memulangkan kembali ketujuh-tujuh anggota kepada Allah, sehingga anggota kita ini kelihatan tidak lagi berfungsi selaku makhluk melainkan kita ini hanya berfungsi selaku bagi menyatakan Allah Taala.

Orang yang memakai kekayaan hasil dari pemberian Allah (hasil dari kurniaan Allah) itu, adalah mereka-mereka yang tidak lagi takut kepada Neraka dan orang yang tidak lagi mengharap Syurga atau pahala, kerana mereka sudah cukup kaya dengan Allah. Kaya bersama Allah itu, adalah kekayaan yang sudah melebihi dari kayanya wang ringgit. Setelah kita bersama Allah, bererti kita adalah orang yang paling kaya dari orang-orang kaya.

Hasil air tangan dari nukilan Hj. Shaari. Amin…

Hj. Shaari Hj. Mohd Yusof,
Fakulti Makrifat, Universiti Qalbu Mukmin.
Jangan Sampai Terlihat Adanya Diri!
Advertisements

One comment on “Petua Untuk Jadi Benar-Benar Kaya

  1. Assalamualaikum tuan guruku yang amat ku sayangi benar sebenar nya sesungguh kita ini x ada bagaimana mengaku ada itu keadaan hari hari allah . Yang nyata . Terimakasih banyak 2

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s